Kabar Literat

Kampanye Seni yang Mengangkat Isu-Isu Sosial dalam Kampus

Oleh: Muhammad Arif Da’i Ikhtiar Bandung, Literat – BEM Fakultas Pendidikan Seni dan Desain Universitas Pendidikan Indonesia mengadakan acara yang bernama Public Art Stage. Acara yang digelar untuk mengangkat isu-isu sosial dalam kampus ini berlangsung cukup meriah. Public Art Stage adalah acara pertama dari FPSD UPI yang berbau pentas seni dengan mengangkat isu sosial. Acara […]

Continue Reading...

Bank Tugas Satrasia

Menerka Pikiran Wisran Hadi dalam Naskah “Nyonya-Nyonya”

Oleh: Kiki Amelia Drama adalah cerita yang unik. Ia tidak untuk dibaca saja, tetapi untuk dipertunjukkan sebagai tontonan. Drama adalah kesenian ephemeral, artinya bermula pada suatu malam dan berakhir pada malam yang sama (Tambojang, 1981: 15). Unik adalah kata yang pantas untuk menggambarkan naskah Nyonya-Nyonya. Dalam naskah ini kita akan mendapat banyak kejutan. Seperti yang […]

Continue Reading...

Bank Tugas Satrasia

Drama Nyonya-Nyonya Karya Wisran Hadi: Kacamata Warisan Minangkabau

Oleh: Iin Haryani Subadri Kenapa Minangkabau? Hal ini dilatarbelakangi oleh sang penulis Wisran Hadi yang berkelahiran Minang. Wisran Hadi ialah seorang seniman dan budayawan Indonesia. Dalam sepak terjangnya, ia telah memenangkan sayembara Penulisan Naskah Sadiwara Indonesia (DKJ): Gaung (1975), Ring (1976), Cindra Mata (1977), dan lainnya. Hal ini pun menjadi dasar untuk tidak meragukan kemampuannya […]

Continue Reading...

Rubrik Sastra

Harapan Purnama

(Adaptasi dari Puisi “Bulan Purnama untuk Malam Ini” Karya Choi, Jun) Oleh: Yusra Arafah Araida ​Suara klakson bersahutan sana-sini, pengemudi motor dengan nyali besar selap-selip di antara truk besar. Asap dari mobil-mobil besar cukup membuat napas sesak. Jakarta sore hari ramai oleh orang pulang kerja. Hari itu aku dan bapak ojek online sama-sama berjuang di […]

Continue Reading...

Kabar Literat

Pergelaran Cicing Cẻngcẻlak Abur Amarwatusata

Jumat (06/12), Pergelaran Cicing Cẻngcẻlak Abur Amarwatusata “Rahwana Putih” oleh UKM KATUMBIRI FPBS adalah hasil adaptasi sebuah novel karya Dr. Sri Teddy Rusdy, S.H., M. Hum.. Acara yang berlangsung di Gedung PKM UPI lt. 2 ini dibuka pada pukul 18.30 WIB. Sambutan-sambutan mulai dilantangkan sekitar pukul 19.00 WIB, sambutan hangat pertama dari ketua UKM KATUMBIRI […]

Continue Reading...

Kabar Literat

Kenal Dekat Lewat Debat Menuju Muma 2019

Setelah sukses mengadakan Kampanye Kelas dan Kampanye Akbar dalam rangka Musyawarah Mahasiswa 2019, Hima Satrasia FPBS UPI (5/12) menggelarkan acara selanjutnya, yaitu Debat Ajuan Bakal Calon Ketua Umum Hima Satrasia periode 2020 untuk mengetahui siapa yang pantas untuk menjadi ketua umum selanjutnya. Acara ini dimulai pada pukul 13.00. Ketiga bakal calon sudah hadir di depan, […]

Continue Reading...

Kabar Literat

Pergelaran Sanggar Sastra 2019: Memanusiakan Hewan dan Menghewankan Manusia

“Anjing itu telah berpindah ke hati yang lain.” —Arifin C. Noer Rabu (4/12), Pergelaran Sanggar Sastra 2019 menyelenggarakan pertunjukan yang bertajuk “Kisah Cinta dan Lain-Lain” karya Arifin C. Noer. Acara yang berlangsung di Gedung Kebudayaan Amphiteater UPI ini berlangsung dua sesi dalam satu hari: siang dan malam. Pintu penonton untuk sesi dua dibuka pukul 18.30, […]

Continue Reading...

Kabar Literat

Sudah Kenalkah Kalian Siapa Calon Ketua Umum Selanjutnya?

Oleh: Senna Malinda Senin (02/12), Hima Satrasia akan segera memperbarui kepengurusannya. Hal itu melatarbelakangi diadakannya Musyawarah Mahasiswa (Muma) dengan tujuan meregenerasi dan re-orientasi kepengurusan sebelumnya. Sebelum sampai pada kegiatan Muma, ada beberapa kegiatan penunjangnya. Salah satu kegiatannya adalah Kampanye Akbar. Kegiatan ini bertujuan untuk memberi ruang para bakal calon memaparkan visi misinya. Selain itu, untuk […]

Continue Reading...

Kabar Literat

Dari Korea untuk Indonesia: Buku Puisi Choi Jun

“Abadikan momen dengan puisi.” —Choi, Jun Menurutnya, puisi modern biasanya membahas tentang budaya. Indonesia adalah negara yang memiliki banyak sastra di dalamnya. Choi Jun—penyair Korea yang sempat tinggal selama 5 tahun di Indonesia—mengabadikan isi hatinya dalam bentuk kumpulan puisi dalam bukunya “Orang Suci, Pohon Kelapa” yang ditulis ulang dalam bentuk bahasa Indonesia oleh Nenden Lilis […]

Continue Reading...