Interupsi

Saya Tidak Mengerti Intimidasi dan Intoleransi

Oleh: Rio Tirtayasa Baru saja, saya membaca tulisan di literat.my.id dengan judul Saya Terbakar Intimidasi Sendirian!. Sebelum saya membaca isi tulisan itu, saya teringat sebuah buku yang berjudul hampir serupa dengan judul tulisan tersebut. Buku tersebut adalah buku karya André Vltchek dan Rossie Indira, dua orang jurnalis dari Amerika Serikat yang berjudul Saya Terbakar Amarah […]

Continue Reading...

Interupsi

Saya Terbakar Intimidasi Sendirian!

Menyikapi Sodoran Kontrak Politik Saya rasa tulisan Tofan Aditya tidak bisa serta merta menyalahkan BEM Rema dalam menjalankan politiknya. Terdapat masalah kompleks yang terjadi di kampus ini, terlebih dalam beberapa waktu terakhir, terdapat persoalan intimidasi dan intoleransi yang mesti menjadi sorotan kita saat ini. Melihat masalah tersebut, saya rasa curhatan sebelumnya belum membaca masalah secara […]

Continue Reading...

Kabar Literat

Kampung Cijeruk yang Ditinggalkan

Pada hari Sabtu (22/2), kelompok 5 KKN Desa Lembang mengunjungi kembali tempat KKN-nya, yaitu di RW 08 Kampung Cijeruk. Tujuan dari kunjungan ini adalah mengetahui bagaimana respon dan kondisi pasca-KKN.  Salah satu tempat yang mengalami dampak adalah PAUD Jeruk Manis. Di tempat tersebut, anak-anak mulai terbiasa melakukan hal-hal kecil yang berdampak besar. Ini tak lepas […]

Continue Reading...

Kabar Literat

Apa itu Bandung Writers Festival?

“Sebenarnya scientific itu berawal dari imajinasi. Tanpa adanya imajinasi, scientific tak akan pernah tercipta,” hemat Pak Haidar Bagir, Jumat (21/02) dalam pembukaan acara Road to Bandung Writers Festival: Sastra dan Kearifan Urban. Apa sih Bandung Writers Festival Itu? Bandung Writers Festival (BWF) adalah kegiatan yang mempertemukan para pegiat literasi dalam satu peristiwa, yang berbasiskan semangat […]

Continue Reading...

Interupsi

Presentasi Kelompok Itu Membosankan, Bukan?

Beberapa hari yang lalu, sebuah ucapan masuk ke dalam telinga saya dari beberapa mahasiswa. Mereka sedang berkumpul di sekitaran belakang Gedung FPBS, tepatnya di Taman Baca FPBS atau yang dahulu sering disebut Batu Cinta. Entah mereka dari jurusan apa, itu bukan hal yang penting dalam tulisan ini. Namun, yang terpenting adalah sebuah frasa yang diluarkan […]

Continue Reading...

Kabar Literat

Sudahkah Anda Berbahasa Ibu Hari Ini?

Jumat, 21 Februari 2020, Instagram ramai dengan postingan Hari Bahasa Ibu Internasional. Lantas, apa itu Hari Bahasa Ibu Internasional? Menilik dari apa itu bahasa ibu, dalam Edaran Pers Kemdikbud yang rilis pertanggal 21 Februari 2020, bahasa ibu adalah bahasa yang pertama kali dipelajari oleh seseorang sejak kecil secara alamiah dan menjadi dasar sarana komunikasi serta […]

Continue Reading...

Kabar Literat

Sehat Raga, Silahturahmi Tetap Terjaga Melalui OBAMA

Sabtu pagi (22/2/20), Hima Satrasia mengadakan kegiatan OBAMA yang merupakan singkatan dari Olahraga Bareng Madepdiksatrasia. Berdasarkan pernyataan Rizky Widi AstutiㅡKetua Subbidang Olahraga, sekaligus penanggung jawab kegiatan OBAMAㅡsejalan dengan tema kegiatan itu sendiri, yaitu “Mempererat Silahturahmi, Menyehatkan Jasmani.”, kegiatan ini diharapkan dapat mempererat tali silahturahmi sesama mahasiswa Departemen Bahasa dan Sastra Indonesia melalui kegiatan olahraga. Keseruan-keseruan […]

Continue Reading...

Interupsi

GILIRAN KAMI SAYA YANG BERBICARA

Belakangan ini ramai sekali pembahasan Pergelaran Sastra, dari berbagai sudut pandang. Saya juga menjadi gemas karena angkatan saya yang akan melakukan Pergelaran, kalau bahasa sundanya mungkin ngarasa teu diajakan ngobrol kieu padahal urang nu rek pentas, dan yang paling utama adalah muncul pertanyaan ““Ini senior-senior kenapa, ya? Jujur saja, membuat kami (angkatan 2018) bingung untuk […]

Continue Reading...

Interupsi

Tantangan Pergelaran Sastra 2020

Seharusnya tiap tahun hadir wacana baru, dan menjadi strategi baru dalam menanggapi kurikulum yang dirasa terlalu terburu-buru. Beberapa kali saya menonton pertunjukan, banyak kolektif yang abai terhadap wacana terkini serta urgensinya. Barangkali beberapa mahasiswa dengan posisi kuat di kelasnya, hanya mementingkan penilaian terhadap akademik agar terpenuhi. Bukan apa yang seharusnya ditanggapi saat ini, dan bekal […]

Continue Reading...