Q&A

QNA Literat Bersama Ketua Angkatan Hima Satrasia 2020: Rifqi Zaenal Muttaqin

September 17, 2021

Q: Kenapa d lagi d lagi ko ga r r r r?

A: Enggak paham sih apa, karena keinginan penulis lagunya kayak gitu, saya enggak bisa nolak.

Q: Bubur diaduk atau ga diaduk?

A: Diaduk lah, kalau enggak diaduk enggak enak.

Q: Kenapa mirip sama Tofan Aditya?

A: Yang mana ya, Tofan? Saya juga enggak tahu, mungkin bisa ditanya ke Kang Tofannya langsung.

Q: Apa bedanya Rifqi Zaenal dan Rifki Fajar?

A: Bedanya kalau Rifki Fajar ketua angkatan 2014, kalau saya ketua angkatan 2020.

Q: PUBG ga, Qi?

A: ML hayu, PUBG enggak bisa.

Q: Apakah One Piece akan ditemukan? Dan berapa lama lagi tamatnya?

A: Buat One Piece saya kurang mengikuti, mungkin bisa dijawab sama Hinata.

Q: Rekomendasi ngabuburit yang seru?

A: Ngabuburit yang seru jalan-jalan di Kota Bandung sore-sore, jalan-jalannya ke Dago.

Q: Persib bakal juara Menpora ga?

A: Optimis mah harus atuh, juara, viking.

Q: Menurut Anda, Persib bakal rekrut siapa untuk persiapan liga 1 2021?

A: Lilipa Lipa, sih, bisa dicoba.

Q: Berapa prediksi skor West Ham vs Arsenal?

A: Saya milih West Ham pastinya, soalnya saya enggak suka Arsenal, 2-1, deh, menang.

Q: Prediksi semifinal UCL?

A: Siapa, ya? Real Madrid pasti menang, sih. Lawan apa ya satu lagi? Pokoknya saya milih Real Madrid, pasti ada di semifinal lah, yang lainnya terserah, tapi Real Madrid pasti menang.

Q: Ada berapa orang dari angkatan 2020 yang namanya berawal dari huruf s?

A: Ada 25 orang.

Q: Lagi baca buku seru apa? Sharing, dong!

A: Jujur, buat referensi buku saya kurang banget, tapi kalau rekomendasi buku buat sekarang supaya kita bisa lihat Indonesia coba baca Date Of War, pasti seru.

Q: Kenapa bisa menang? Kenapa juga bersedia jadi ketua angkatan?

A: Kenapa bisa menang? Kawan-kawan percaya ke saya, itu yang membuat saya menang. Kenapa saya bersedia jadi ketua angkatan? Karena saya kira saya enggak sendiri mengemban amanah ini, karena saya sadar orang yang ada di samping saya, orang yang ada di belakang saya, dan orang yang ada di depan saya, semua orang-orang yang hebat, mau itu teman saya maupun kakak-kakak tingkat saya, ataupun senior-senior saya, jadi saya berani buat maju.

Q: 5 cara bersosialisasi via daring ala ketua angkatan

A: Lima cara, ya? Kalo saya efektifkan chating-chating di WhatsApp mungkin pertama. Selanjutnya, bisa teleponan, abis chating-an, teleponan, terus sambil ngobrol-ngobrol, hal yang enggak perlu pun obrolin. Terus selanjutnya, kita ketemu, baik itu daring maupun luring, offline atau online. Selanjutnya, kita membicarakan hal-hal hebat apa yang bakal kita lakuin, terus abis dari itu, ya bakal timbul kedekatan yang keren lah, dari mulai kedekatan yang biasa-biasa aja sampai dengan kedekatan yang bisa bikin kita apa ya, ya menjawab semua situasi-situasi yang ada.

Q: Apa usaha pertama kali ketua angkatan untuk proses pemersatu angkatan?

A: Buat yang pertama kali mungkin dekat-dekat ini kita adain makrab online karena ngeliat situasi pandemi tidak dimungkinkan ada makrab offline, ya. Mungkin buat sekarang, pertama yang bakal dilakuin makrab online.

Q: Berapa lama yang dibutuhkan angkatan Anda untuk mencapai cita-cita “The golden era of Satrasia?”

A: Ini pertanyaan yang paling sulit, sih. Ya kita lihat aja dengan berjalannya waktu, karena ini ‘kan baru tahun pertama kita kuliah. Kenapa saya berani bicara kayak gitu? Karena senior-senior itu pada keren-keren, ya. Itu bisa buat motivasi supaya kita bisa lebih dari mereka, itu sih pembangkit semangatnya.

Q: Pergerakan ke depannya mau gimana?

A: Saya mau ngebangun kolektif angkatan 2020 dulu supaya kolektifnya lebih kuat lagi. Itu, sih, yang paling utama. Kalau misalkan kolektif kita udah kuat, apa pun halang rintang yang bakal kita temui insyaallah bakal bisa kita hadapi asal kolektifnya kuat, itu yang bakal kita lakuin ke depannya.

Q: Pendapat Anda soal legalisasi miras?

A: Legalisasi miras, ya? Kalau saya sendiri tidak setuju, sih. Kenapa? Kalau misalkan kita lihat, sekarang mayoritas orang yang ada di Indonesia ‘kan Islam, terus legalisasi miras banyak yang menolak juga. Enggak relevan kalo misalkan ada di Indonesia. Itu, sih, menurut saya. Terus kalau misalkan ada pertanyaan lagi, kalau kita terus-terusan ngomongin mayoritas, minoritas tertindas, enggak kayak gitu. Saya juga mengikuti isu sosial ini, bahkan orang-orang yang ada di Papua saja menolak, seperti itu. Jadi tidak relevan, sih, kalo misalkan legalisasi miras di Indonesia disahkan.

Q: Cara menjaga solidaritas angkatan di saat kulon?

A: Ya itu, sih, sulit banget, ya. Ketua angkatan online. Buat online lebih apa ya, lebih sering-sering ngobrol sama temen-temen, sih. Kalau online sekarang ya media yang bisa mendekatkan kita dimaksimalkan, seperti WhatsApp atau Instagram. Lebih banyak ngobrol, sih, sama temen-temen supaya bisa deket. Itu, sih, buat sekarang.

Q: Ngerasa PD ga angkatannya bakal nyatu? Kolektif aktif itu yang kayak gimana?

A: PD, dong. Pasti bisa nyatu. PD banget lah kalo tentang itu, mah. Terus kolektif aktif itu yang gimana, ya? Kolektif yang kuat, terus dia kalo ada apa-apa selalu ada gitu buat satu sama lain. Itu, sih, kalo kolektif aktif. Sering ngobrol, sering ada, sering ngumpul, terus kalo ada masalah kita cari problem solving-nya bareng-bareng, seneng bareng susah bareng, itu sih.

Q: Tulisannya juara ga pas LDKM? Post, dong, di IG tulisannya!

A: Malu banget, enggak, enggak juara, aduh.

Q: Nanti kalau buat kegiatan angkatan, tapi yang berkontribusi sedikit banget. Nah, gimana caranya membangkitkan semangat kawan-kawan lainnya agar semangat bergiat? Jelasin salah satu realisasinya!

A: Mungkin pendekatan, ya. Pendekatan yang harus intens kalo misalkan kayak gitu. Kita enggak bisa maksa kalo misalkan ada acara terus dia enggak bisa ikut. Ya kita tanya dulu alesannya kenapa, mungkin ada alesan yang emang bisa, eh emang dia enggak bisa ikutan karena ada satu dua hal dan kita enggak bisa maksakan. Kalau misalkan dia males ya kita ajak aja, tapi enggak maksa juga karena balik lagi, itu ‘kan haknya dia. Lebih ke ngobrol, sih. Ngobrolin siapa tau dia ada masalah, kita cari bareng-bareng solusinya.

Q: Sekarang lagi ngikutin isu sosial apa aja? Sharing, dong

A: Sekarang? Isu sosial? Saya lagi mengikuti proyek KCIC karena itu deket rumah saya, ada di daerah saya. Saya mengikuti itu karena banyak dari warga yang enggak pengin itu ada. Buat rakyat kecil, buat apa KCIC? Eggak bakal naik juga gitu kan? Malah merugikan sekali rakyat kecil, karena itu ada deket di rumah saya, maksudnya ada daerah saya, makanya saya mengikuti isu itu.

Q: Bisa dijelasin proyek apa itu?

A: Proyek Kereta Cepat Indonesia China yang kemarin sangat bikin KBB gempar lah. Dari mulai banjir, jalan rusak, rumah digusur, ya seperti itulah, gitu banget. Terus banyak warga juga yang ngomong enggak perlu ada KCIC, kayak gitu, sih.

Q: Tips and trick ala angkatan 2020 bikin propaganda yang seru di masa pandemi biar orang tertarik ikut.

A: Buat bikin propaganda, ya? Karena kalau misalkan kita ngomongin tentang propaganda itu pasti negatif di kalangan masyarakat. Yang pertama itu kita harus bikin black propaganda, eh white propaganda supaya enggak kelihatan, jadi halus. Kita nulisinnya dengan kalimat-kalimat yang mungkin relevan. Kalau misalkan kita tulis propaganda yang di lingkungan sekarang, mungkin supaya lebih menarik lagi, ya kita bikinnya white propaganda, karena kalo misalkan kita langsung ngomong kalau kita bikin propaganda, pasti di kalangan masyarakat bakal menolak karena negatif sekali gitu udah banyak negatifnya. Ya pastinya white propaganda solusinya.

Q: Gimana rasanya pelantikan online?

A: Haduh, pelantikan online, ya? Keren banget, sih. Maksudnya, lelahnya itu ada di mata karena kita seharian mantengin terus monitor. Ya pengalaman baru, tapi keren, sih, kita bisa nikmatin itu semua.

Q: Ketua himpunan atau ketua literat?

A: Hadeh, ketua himpunan lah.

Q: Kenapa?

A: Karena ya, karena himpunan sangat berperan bagi Hima Satrasia, gitu. Berperan lebih lah untuk madepdik Satrasia.

Q: Jika tidak terpilih jadi ketua himpunan, mau jadi bendahara 1, bendahara 2, atau sekretaris umum?

A: Sekretaris umum, kenapa? Karena alur birokrasinya lebih dekat dengan ketua himpunan dan bisa ngebantu ketua himpunan secara lebih lah kalo sekretaris umum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *