Top Pick

4 Hal yang Bisa Kamu Lakukan dalam Memperjuangkan Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan

November 24, 2021

Sebentar lagi, kita akan memperingati Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan, hari yang penuh dengan makna dan sensitifitas tentang kekerasan yang seringkali terjadi kepada perempuan dan juga anak. Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) mencatat, di Indonesia sendiri, perempuan begitu rentan mengalami kekerasan di ranah personal atau kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Tidak terkecuali di zaman pandemi seperti sekarang, kasus kekerasan terhadap perempuan masih begitu tinggi terjadi dan menjadi suatu urgensi yang perlu ditindak dan dibenahi oleh seluruh lapisan masyarakat. Dikutip dari CNN Indonesia, Komnas Perempuan mencatat telah terjadi 2.500 kasus kekerasan terhadap perempuan pada periode Januari-Juli 2021. Jumlah tersebut melampaui angka pada tahun 2020, di mana terdapat 2.400 kasus. Ketua Komnas Perempuan, Andy Yentriyani, menyebut kasus kekerasan terhadap perempuan kembali mengalami peningkatan selama pandemi Covid-19.

Lalu, mengutip dari laman resmi PBB, pada tahun 2020 seluruh dunia memperingati Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan dengan menghadirkan sebuah kampanye bertemakan ’16 Days of Activism against Gender Violence’ atau Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan. Selama 16 hari kampanye itu, masyarakat juga diingatkan mengenai hari-hari peringatan penting lainnya seperti Hari AIDS Sedunia (1 Desember), Hari Internasional untuk Penghapusan Perbudakan (2 Desember), Hari Internasional bagi Penyandang Cacat (3 Desember), Hari Internasional bagi Sukarelawan (5 Desember), Hari Tidak Ada Toleransi bagi Kekerasan terhadap Perempuan (6 Desember), dan Hari HAM Internasional (10 Desember).

Untuk mendalami serta memaknai kesadaran kita perihal betapa pentingnya kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan, berikut lima hal yang bisa kamu lakukan dalam memperjuangkan Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan.

1. Mengajak semua orang untuk terlibat bersuara dalam upaya penghapusan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan

Sebagai masyarakat yang cerdas dan berakal, sudah menjadi kewajiban kita untuk saling mengingatkan kepada seluruh lapisan masyarakat mengenai pentingnya memperjuangkan penghapusan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan. Dalam kasus ini, alangkah baiknya kita berkampanye dengan tujuan memberitahukan pada semua orang bahwasanya kasus kekerasan terhadap perempuan masih marak terjadi dan perlu dikawal keberadaannya.

Baca Juga : 4 Film Ini Akan Mengubah Persepsimu terhadap Perempuan

2. Setia mendukung serta mendampingi para perempuan korban kekerasan yang berani “speak up

Speak up menjadi salah satu tahap penting yang perlu dilakukan oleh para korban kekerasan dan pelecehan seksual. Dalam kasus seperti ini, para korban biasanya akan takut berbicara mengenai kasus yang mereka alami, terutama kasus sensitif mengenai pelecehan seksual. Hal tersebut biasanya disebabkan oleh trauma yang berat serta rasa malu yang menimpa korban. Korban dari kekerasan ini ‘perlu’ berbicara kepada khalayak umum agar masyarakat tahu bagaimana harus bertindak atau menanggapi kasus serupa, baik dengan cara membuka identitas maupun dengan status anonim. Ketika berani berbicara, penyintas juga bisa mendapatkan bantuan profesional untuk menangani kasus yang mereka alami dan berangsur-angsur sembuh dari traumanya. Maka dari itu, jika kita menemukan para korban yang speak up mengenai hal inidi manapun, alangkah baiknya bila kita dapat  memberikan respon berupa dukungan serta pengawalan terhadap kasus yang tengah mereka alami.

3. Memberikan edukasi kepada seluruh lapisan masyarakat tentang pentingnya kesejahteraan perempuan

Edukasi akan pentingnya kesejahteraan perempuan perlu digembar-gemborkan oleh kita sebagai insan yang mengerti dan mengetahui perihal kesejahteraan perempuan. Pentingnya membagikan ilmu dan pengetahuan perihal kesejahteraan perempuan kepada masyarakat awam akan sangat berdampak bagi keadaan para perempuan di manapun mereka berada.

4. Mengadakan sosialisasi tentang perlindungan dan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak

Hampir sama dengan poin sebelumnya, mengadakan sosialisasi tentang perlindungan dan pencegahan kekerasan terhadap perempuan bisa menjadi solusi untuk mengurangi terjadinya kekerasan, serta mengikis peluang masyarakat untuk menjadi pelaku kekerasan itu sendiri.

Itulah sedikit hal yang bisa kita lakukan dalam memperjuangkan Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan. Semoga kedepannya para perempuan bisa mendapatkan hak mereka sebagai manusia yang kedudukannya tidak berbeda dengan para kaum pria. Hidup perempuan yang melawan!

Baca Juga : 4 Film Ini Akan Merubah Persepsimu Terhadap Perempuan: Part 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *