Top Pick

LEGENDARIS!: 5 LOMBA INI SULIT DITEMUI DI MASA PPKM

Agustus 17, 2021

Tepat pada tanggal 17 Agustus 2021, menjadi hari ulang tahun Indonesia yang ke 76. Walau kini pandemi masih melanda negeri, bukan berarti hari yang spesial ini tidak bisa kita rayakan. Salah satu cara merayakannya adalah dengan mengenang perayaan 17-an di tahun-tahun sebelumnya, tahun di mana pandemi belum  menyerang.

Dalam Top Pick kali ini, Literat ingin mengajak kamu bernostalgia dengan lomba-lomba hari kemerdekaan yang haram hukumnya untuk kamu lewatkan.

1. Panjat Pinang

Batang pohon pinang panjang dilumuri dengan minyak, oli, atau pelicin lain dan digantung berbagai macam hadiah pada bagian atasnya. Hadiah-hadiah yang biasa ditawarkan antara lain,  televisi, penanak nasi, sepeda, dan lain sebagainya. Peserta secara berkelompok bekerja sama untuk memanjat pinang dan meraih hadiah-hadiah tersebut. Lomba panjat pinang biasanya diadakan di penghujung acara dan menjadi puncak di hari kemerdekaan.

2. Balap Karung

Seperti perlombaan balap lari pada umumnya, peserta lomba balap karung juga harus bergegas menuju garis finish. Yang membuatnya berbeda adalah peserta dalam perlombaan harus masuk ke dalam karung dan meloncat alih-alih berlari. Meski terdengar mudah, sebenarnya permainan ini terbilang cukup sulit, karena mengharuskan pesertanya untuk menjaga kestabilan, tetapi tetap fokus menjadi yang tercepat agar sampai  ke garis finish.

3. Tarik Tambang

Lomba tarik tambang harus dimainkan secara berkelompok, di mana tiap-tiap kelompok saling menarik tali, sehingga salah satu dari mereka tertarik melewati garis batas atau terjatuh. Perlombaan yang satu ini kerap kali diikuti oleh para orang tua, tetapi anak-anak pun terkadang ikut lomba ini. Perlombaan ini menuntut kekuatan, stamina, juga kerja sama tim yang baik.

4. Makan Kerupuk

Perlombaan ini biasa diikuti oleh anak-anak. Kerupuk diikat dengan tali, digantung di sebilah kayu, kemudian peserta harus memakannya dengan cepat sampai habis. Sesekali, kayu yang menjadi tempat digantungnya kerupuk itu digoyangkan untuk menantang peserta. Yang duluan menghabiskan kerupuklah yang menjadi juaranya.

5. Balap Kelereng

Perlombaan yang satu ini juga biasanya diikuti oleh anak-anak, sama seperti perlombaan makan kerupuk. Kelereng ditaruh di atas sendok, yang kemudian digigit peserta dan digiring ke garis finish. Kalau kelereng tersebut jatuh, maka peserta harus mengulang dari garis permulaan. Permainan ini harus dijalankan dengan kesabaran dan konsentrasi tinggi.

Nah, dari kelima perlombaan di atas, lomba mana yang paling dikenang? Meski kini perlombaan tersebut tidak bisa dijalankan seperti biasa, perlombaan yang berbasis daring pun bisa menjadi alternatif untuk merayakan hari penuh makna dan semangat ini. Semoga di tahun berikutnya, lomba-lomba semacam ini bisa kembali diadakan. Amin!

Selamat merayakan HUT RI yang ke 76 ya, sobat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *