Skip to content

Literat

  • Instagram icon
  • YouTube icon
  • LinkedIn icon
  • Satrasia
    • Kabar Satrasia
    • Interupsi Satrasia
  • Kampus
    • Kabar Kampus
    • Interupsi Kampus
  • Interupsi
    • Bahasa
    • Sastra
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Alternatif
  • Koleksi/Antologi
  • Photojournal

Literat

Literat

Menumenu

Literat

  • Satrasia
    • Kabar Satrasia
    • Interupsi Satrasia
  • Kampus
    • Kabar Kampus
    • Interupsi Kampus
  • Interupsi
    • Bahasa
    • Sastra
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Alternatif
  • Koleksi/Antologi
  • Photojournal
Menumenu

Tag: Teater

  • Interupsi Sastra
  • Interupsi Sosial
  • Kampus

Menggugat Kekuasaan Melalui Pergelaran Teater Liang: Dekonstruksi Sejarah dan Luka  Perempuan 

Tiga dimensi ruang: liang kubur, liang rahim, dan liang ingatan; melebur menjadi satu dalam pementasan teater “Liang”. Melalui pergelaran ini, sutradara mengangkat tema yang sarat akan trauma politik, politik ingatan, dan tubuh perempuan sebagai arsip luka sejarah. Oleh karena itu,…
By Masropah Humaya Saefi12 hours ago
Read more
  • Alternatif

Sang Burung Merak yang Melegenda: Menilik Jejak Kehidupan W.S. Rendra

Julukan “Sang Burung Merak” begitu kental dengan nama W.S. Rendra, sastrawan legendaris Indonesia. Berbicara soal sastra tentu tidak luput dari namanya. Rendra terkenal menciptakan karya-karya yang tidak hanya indah, tetapi juga berani terhadap isu-isu sosial saat itu. Gaya dan penampilan…
By BSO LiteratJuly 31, 2025
Read more
Ketika sunyi lebih nyaring dari keramaian, “Epilog Kota” menjeritkan derita urbanisasi lewat teater simbolik yang menggugah dan menyayat.
  • Interupsi Satrasia

Epilog Kota Simbol Yang Senyap Dari Jeritan Orang-Orang Urban

Mungkin orang-orang pernah menyangka, kota adalah tempat para migrasi memungut rupiah. Semakin terkenal kota itu, orang semakin mengira-ngira lembaran uang bergelimang di atas bangunan-bangunan pabrik atau perusahaan yang menjulang ke langit. Namun, selepas orang-orang menjumpai kota, limpah ruah harta hanya…
By Ismail Nur SaputraJuly 26, 2025
Read more
Pergelaran Mitomania, 3 Juni 2025.
  • Interupsi Satrasia

Mitomania: Ketika Kejujuran Terlalu Menyakitkan

“Aku cantik. Aku jelek. Aku baik. Aku pecundang. Aku menarik. Aku cacat. Aku jujur. Aku bohong.” Inilah suara yang mengisi ruang pertunjukan teater Mitomania, sebuah pertarungan batin antara dua kepribadian dalam satu jiwa. Pertunjukan yang memukau ini sukses dibawakan oleh…
By Fela watiJune 15, 2025
Read more
  • Interupsi Satrasia

Bumi Owah: Kehancuran Alam Akibat Pejabat Negeri

Demokrasi hanya sebuah kata yang tiada arti di hadapan masyarakat yang tertindas. Mereka memperjuangkan hak tanah dari pejabat yang hanya mementingkan bangunan megah. Ekosistem kehidupan mulai hancur perlahan. Tiada air, tiada pepohonan, dan tiada tempat tinggal. Kini yang tersisa hanyalah…
By Saddam Nurhatami Umardi PutraJune 7, 2025
Read more
Ulasan pertunjukan "Epilog Kota" karya Dik 4-C yang menggugah kesadaran sosial melalui simbolisme dan isu-isu urban yang kerap terpinggirkan.
  • Interupsi Satrasia

Bisikan-bisikan Kecil dalam Epilog Kota dari Mereka yang Terpinggirkan

Gemerlap kehidupan kota dan segala iming-imingnya sering kali menjadi impian bagi mereka yang ingin mengubah nasibnya. Dalam hal ini, kota diibaratkan sebagai arena bertaruh dari berbagai kalangan untuk mencapai apa yang diharapkan. Namun, apakah semua yang bertaruh akan mendapatkan apa…
By Nabilah Novel ThalibMay 31, 2025
Read more
  • Interupsi
  • Sastra

Teater “Lawan Catur”, English Literature Forum: Manipulasi Penguasa dan Bahasa sebagai Alatnya

W. S. Rendra, selain dikenal sebagai seorang pengarang, penyair, dan dramawan, juga memiliki peran penting sebagai penyadur.  Rendra berhasil membawa karya-karya sastra dunia ke dalam konteks budaya Indonesia. Karya saduran Rendra bukan sekadar terjemahan harfiah semata, tapi juga kaya akan…
By Rihan AthsariSeptember 23, 2024
Read more
  • Interupsi
  • Sastra

Catatan Kelam Reformasi 98 di Bawah Teduh Payung Hitam

Demi mengenang para pejuang reformasi yang telah gugur, sebelum pergelaran kelas Dik 4C (23/05) dimulai, semua hadirin diminta untuk berdiri sejenak. Sunyi perlahan merayapi seisi ruangan. Mengheningkan cipta, dimulai. Setelahnya, latar panggung menggambarkan sebuah halaman rumah, di mana terdapat tokoh…
By Muhammad Rifan PriantoJune 8, 2024
Read more
Bungkam yang Menikam: Sebuah Pembungkaman Jurnalis dalam Pertunjukan Drama
  • Interupsi
  • Sastra

Bungkam yang Menikam: Sebuah Pembungkaman Jurnalis dalam Pertunjukan Drama

Pembungkaman jurnalis barangkali bukan isu asing bagi kita. Rasanya setiap tahun selalu ada kabar berita seorang jurnalis yang dibungkam. Entah dengan cara dimasukkan ke balik jeruji atau dibuat meregang nyawa. Belakangan juga RUU Penyiaran menjadi topik yang hangat untuk dibicarakan.…
By Rihan AthsariJune 2, 2024
Read more
  • Interupsi
  • Sastra

Kehidupan Remaja Sinta yang Putus dan Pupus

Terkadang, ketika masalah di kehidupan kita makin lama kian menumpuk, pelarian yang paling sederhana ialah dengan melamun. Sambil menopang dagu dan menatap ke langit-langit, rasanya semua kebisingan akan menjadi sunyi, bahkan di tempat ramai sekalipun. Sinta namanya, tokoh utama dalam…
By Muhammad Rifan PriantoMay 30, 2024
Read more

Posts navigation

1 2 Next pagearrow-right
  • Instagram icon

    instagram

  • YouTube icon

    youtube

  • LinkedIn icon

    linkedin

  • Resensi
  • Satrasia
  • Kampus
  • Alternatif
  • Photojournal

Sekretariat: Gedung Geugeut-Winda UPI Lantai 3 Ruang 96

Jl. Dr. Setiabudhi 229 Bandung

40154

x-circle

Literat

  • Satrasia
    • Kabar Satrasia
    • Interupsi Satrasia
  • Kampus
    • Kabar Kampus
    • Interupsi Kampus
  • Interupsi
    • Bahasa
    • Sastra
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
  • Alternatif
  • Koleksi/Antologi
  • Photojournal
  • Instagram icon
  • YouTube icon
  • LinkedIn icon
Login

RegisterForgot Password ?
Search
Search for: