Kabar Literat

Muma 2019: Pijakan Akhir dan Awal yang Baru

Desember 15, 2019

Kegiatan Musyawarah Mahasiswa Hima Satrasia 2019, hari kedua (Sabtu, 14/12). Sidang Pleno II berlangsung. Bahasan tentang Pembacaaan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) ketua umum dan para pimpinannya.

Pembacaan LPJ selesai pukul 12.45 WIB dan sidang di-pending sampai pukul 13.40 WIB.

Pending ditutup sesuai jadwal yang ditentukan. Sembari menunggu kehadiran peserta sidang yang lainnya, Presidium mengecek kembali jumlah peserta sidang.

Sebelum masuk ke Pertanyaan LPJ dari tiap fraksi, ada sedikit perdebatan kecil sampai pukul 14.09 WIB, setelah itu membahas metode yang akan dilaksanakan nantinya. “Apakah akan ditampung terlebih dahulu pertanyaannya atau akan langsung dijawab?” Lalu setiap fraksi setuju untuk menampung dahulu pertanyaannya.

Pertanyaan dimulai pukul 14.12 WIB. Diawali oleh Fraksi 16 yang mengajukan pertanyaan ke hampir setiap bidang atau para pimpinan, khususnya Ketua Umum. Jumlah pertanyaan sekitar 20-an. Dilanjut kepada Fraksi 15 ke atas (Fraksi 15+) yang mengajukan 11 buah pertanyaan. Fraksi 18 mengajukan 12 buah pertanyaan. Fraksi 17 mengajukan 2 buah pertanyaan. Terakhir, Fraksi 19 mengajukan 8 pertanyaan.

Setelah semua fraksi mengajukan pertanyaannya, giliran Ketua Umum untuk menjawabnya pada pukul 15.08 WIB. Pukul 15.40 WIB pending terlebih dahulu untuk melaksanakan salat Asar sampai pukul 16.10 WIB.

Pending ditutup dan sidang dilanjutkan pada pukul 16.10 WIB, tetapi skorsing dibuka 2×5 menit untuk menunggu kehadiran para peserta sidang yang belum memenuhi kuota.

Terdapat perdebatan kecil saat skorsing ditutup. Pada pukul 16.57 WIB baru bisa dilanjutkan kembali.

Ketua Umum menjawab sampai pukul 18.06 WIB sebelum skorsing 1×5 menit dibuka untuk memberi waktu kepada setiap fraksi dalam memberikan pandangan umum atau pandangan akhir mereka terhadap LPJ yang tadi sudah dibacakan dan dipertanyakan.

Skorsing ditutup pukul 18.11 WIB.

Metode untuk memberikan pandangan: setiap fraksi mengajukan dua orang perwakilannya untuk maju ke depan dan memberikan pandangannya. Setiap fraksi diberi waktu maksimal 3 menit.

Dimulai dengan Fraksi 16 yang sepakat untuk menerima segala keluputannya dengan menolak Laporan Pertanggung Jawaban Ketua Umum Angkatan 2017.

Selanjutnya, Fraksi 17 yang telah menimbang dan memikirkan, akhirnya menerima LPJ tersebut dengan catatan meminta arsip-arsip yang hilang dicari kembali keberadaannya, karena itu merupakan nilai penting.

Dilanjut oleh Fraksi 18 yang sepakat untuk menerima.

Dan, Fraksi 19 yang mengatakan walaupun belum bisa dikatakan sebagai laporan yang benar, tetapi mereka tetap sepakat untuk menerima, dengan catatan meminta revisi akan hal tersebut.

Berbeda dengan yang lain, Fraksi 15+ tidak mengatakan secara langsung apakah mereka menerima ataukah menolak LPJ tersebut. Namun, mereka menggunakan kalimat atau diksi, “Kita berteman baik saja lah,” yang sering digunakan alasan untuk menolak pernyataan cinta seseorang.

Setelah semua fraksi menyatakan Pandangan Akhir-nya, pengesahan pun dilakukan oleh ketiga presidium. Walaupun terdapat kesalahan teknis yang mengharuskannya membacakan ulang pengesahan tersebut.

Pengesahan ditandatangani pukul 18.41 WIB.

Kepengurusan dinyatakan demisioner dan Sidang Pleno II ditutup pukul 18.43 WIB. Dilanjut dengan dibukanya Sidang Pleno III dengan pending sampai pukul 19.40 WIB.

Setelah mendengar hal tersebut, Kepengurusan Angkatan 2017 bersorak gembira. Suasana terasa mengharukan saat beberapa dari mereka saling berjabat tangan dan berpelukan. Di antaranya ada yang mengeluarkan air mata sampai membasahi pipinya dan adapun yang mendapatkan beberapa snack dari pacar dan teman sejawatnya.

Tak hanya 2017, angkatan-angkatan yang lain pun ikut terbawa dalam suasana tersebut. Hingga akhirnya saling berfoto.

Selamat untuk Angkatan 2017!

Semangat untuk Angkatan 2018 dan 2019!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *