Kabar Literat

Mengenal Lebih Dalam Public Speaking di Workshop Berbicara

September 19, 2021

Berbicara mengenai public speaking, banyak orang yang mengira bahwa hal tersebut hanyalah sebuah kegiatan di mana satu orang berbicara di depan orang banyak. Hal tersebut memang benar adanya, akan tetapi orang-orang tidak tahu mengenai seni yang terkandung di dalamnya. Public speaking memiliki pengertian berupa seni berbicara (retorika) di depan umum, yang mana ini bukan merupakan suatu hal yang mudah untuk dilakukan, karena kita butuh sebuah perbekalan ilmu lainnya dalam menjalani kegiatan tersebut. Di sisi lain, kita pun bisa mendapatkan berbagai macam hal positif sebagai manfaat dari public speaking itu sendiri.

Guna memberikan wawasan yang lebih luas kepada mahasiswa perihal public speaking, Subbidang Pengembangan Keterampilan Diri Bidang Minat dan Bakat Hima Satrasia FPBS UPI menyelenggarakan kegiatan Workshop Berbicara dengan tema “Public Speaking Manner”. Pemateri kali ini ialah Karina Diah Rahmawati, beliau merupakan mahasiswa Sastra Indonesia dengan sederet prestasi yang membanggakan, salah satu prestasi tersebut ialah menjadi Duta Bahasa Jabar 2021. Workshop ini dilaksanakan pada hari Sabtu (18/9) melalui Zoom Meeting, berlangsung pada pukul 09.00 sampai selesai.

Dalam workshop tersebut, pemateri menjelaskan dengan detail, mulai dari definisi public speaking, jenis-jenisnya, manfaat yang dirasakan, hingga tips saat melakukan public speaking, contohnya seperti melihat sudut pandang sekitar, berbicara dengan antusias, dan membuat para pendengar penasaran dengan apa yang akan kita sampaikan. Tidak lupa pula pemateri menjelaskan perihal pentingnya suatu etika (manner) terhadap public speaking, salah satunya dijelaskan etika dalam melakukan public speaking di depan umum yang mana kesantunan menjadi poin penting di dalamnya.

Tidak hanya itu, Karina selaku pemateri mengajak audiens workshop untuk mencoba sebuah simulasi menjadi pembicara dalam suatu acara. Antusiasme para audiens memuncak di sesi ini, karena para peserta ingin mencoba challenge yang di hadirkan di workshop kali ini. Setelahnya, pemateri pun tidak lupa memberikan sebuah koreksi dan apresiasi kepada mereka yang mencoba simulasi tersebut, seperti untuk melatih lebih dalam soal intonasi, tidak buru-buru berbicara, hingga ketelitian dalam membaca teks.

Di akhir acara, panitia menyelenggarakan sebuah permainan tebak-tebakan judul lagu, yang mana sekali lagi membuat para audiens begitu senang dan antusias, serta mengundang gelak tawa karena soal-soal yang diberikan begitu absurd.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *