Kabar Literat

Sejenak Mengintip KKN Tematik Pencegahan COVID-19 MBB UPI 2020 yang Sudah Selesai

Juni 24, 2020

Rabu, 17 Juni 2020 merupakan hari terakhir penyelenggaraan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Pencegahan COVID-19 untuk Mewujudkan Merdeka Belajar (MBB) UPI 2020. Pada KKN ini, peserta dapat memilih untuk menjadi relawan pada suatu badan atau organisasi yang bergerak dibidang pencegahan penyebaran COVID-19, atau menjalankan KKN secara individu. Bagi yang menjalankan KKN secara Individu, terdapat dua program yang harus dijalani. Yaitu, program utama berupa pendataan, dan program pilihan seperti edukasi dan penyediaan APD guna membantu pencegahan penyebaran COVID-19 di lingkungan tempat tinggal peserta. Setelah menjalankan KKN selama 4 jam per hari selama 30 hari, baik sebagai relawan maupun sebagai individu, mahasiswa diarahkan untuk membuat laporan akhir disamping laporan harian.

Persiapan

Setelah menentukan akan menjalankan KKN sebagai relawan atau individu, peserta akan mengikuti pembukaan dan pengarahan dari panitian penyelenggara KKN. Dari laporan pembukaan pada tanggal 13 Mei 2020 tersebut, ada 1668 peserta yang mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Pencegahan COVID-19 untuk Mewujudkan Merdeka Belajar (MBB) UPI 2020. Semua peserta kemudian dibagi ke dalam beberapa grup DPL, agar arahan dan pengawasan harian terhadap peserta berjalan lebih efektif. Bagi yang menjalankan KKN secara individu, panitia KKN memberi arahan untuk membuat perencanaan program KKN terlebih dahulu. Perencanaan program terdiri dari program yang akan diambil, waktu pelaksanaan, jenis kegiatan, sasaran, media, mitra kerja, sumber dana, dan keterangan. Setelah perencanaan program KKN selesai, barulah peserta menjalankan KKN berdasarkan rancangan yang telah dibuat oleh masing-masing peserta.

Pelaksanaan

Bagi peserta yang melaksanakan KKN secara individu, terdapat dua program yang harus dijalani. Yaitu, program utama dan program utama. Program utama, yaitu pendataan masyarakat dilingkungan sekitar, bertujuan untuk melihat dampak COVID-19 terhadap kehidupan masyarakat di sekitar tempat tinggal peserta. Contohnya di RT004 RW012 Kelurahan Cigadung, Kota Bandung. Dari segi Kesehatan, jumlah ODP, PDP, dan pasien positif COVID-19 di RT004, jumlahnya adalah 0. Sedangkan dari dari segi ekonomi, tercatat 90% dari 140 kk menerima bantuan sosial dari pemerintah. Bantuan tersebut berupa beras, minyak goreng, dan kebutuhan harian lainnya. Walau jumlah penerima bantuan 90% dari jumlah kk, dampak secara signifikan COVID-19 terhadap kehidupan warga RT004, belum ditemukan.

Program pilihan, salah satunya edukasi, bertujuan untuk mengedukasi masyarakat akan bahayanya virus COVID-19 dan cara pencegahannya. Pelaksanaan program ini dapat dilihat pada akun media sosial Instagram @kknsatrasia2020_. Akun ini dijalankan oleh 8 mahasiswa Depdiksatrasia dengan tujuan menghimpun dan menyalurkan berbagai konten edukasi yang menarik, guna menyukseskan tujuan KKN Tematik Pencegahan COVID-19 MMB dalam pencegahan penyebaran COVID-19. Pada akun ini terdapat berbagai postingan berupa gambar atau video, yang mengajarkan masyarakat dalam menghadapi virus COVID-19. Mulai dari cara mencuci tangan, cara menerapkan pola hidup sehat dikala pandemi, cara membuat disinfektan, hingga cara menghadapi New Normal yang saat ini sudah diterapkan dibeberapa daerah. Pada akun ini juga terdapat tutorial cara membuat APD berupa masker. Sehingga, masyarakat dapat membuat masker sendiri di rumah.

Evaluasi

Sepanjang perjalanannya, KKN Tematik Pencegahan COVID-19 MMB UPI 2020 dinilai masih belum efektif dalam penyelenggaraannya. Ketika ditanya kepada masyarakat apakah setuju jika KKN Tematik Pencegahan COVID-19 MMB diadakan kembali, 68% responden menjawab tidak setuju. Sisanya menjawab setuju jika KKN serupa diadakan kembali. Alasannya antara lain, sasaran yang tidak menyeluruh, penerapan New Normal yang lebih fleksibel, hingga keinginan agar KKN lebih baik diadakan seperti biasa saja. Dari sudut pandang peserta, KKN yang bersifat individu dianggap kurang nyata. Hal tersebut dikarenakan terbatasnya interaksi peserta dengan sasaran. Selain itu, efek langsung dari penyelanggaraan KKN ini, tidak dapat dilihat secara langsung. Apalagi dengan penerapan New Normal yang lebih fleksibel ini, mungkin saja sudut pandang masyarakat terhadap pandemi COVID-19 akan tergeser. Akhirnya, harapan yang paling utama dari KKN Tematik Pencegahan COVID-19 MBB UPI 2020 adalah dapat bermanfaat bagi semua masyarakat. Terutama dalam membantu masyarakat menghadapi pandemi global ini. Dilaksanakan secara daring ataupun tidak, itu bukan masalah. Yang terpenting adalah tujuan mengabdi kepada masyarakat dapat terpenuhi secara tulus, ikhlas, dan maksimal. Sehingga, mahasiswa dapat melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, dan masyarakat mendapatkan benefit dari kegiatan mahasiswa tersebut.

Penulis: Ichwan

Baca juga: PEMBAYARAN UKT KAMPUS UPI DIMULAI HARI INI!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *